Rabu, 30 November 2011

any something with your eyes, especially for me
and it has been making me stomachache since i saw your eyes eventhough just a second
and you said a little unimportant words, but your way to say it i felt a different.
you're very careful to say, you're very careful to see. what ? me, i think like that, and i'm sorry if i wrong.
i know i have a mistake, and i'm so sorry :)

Selasa, 29 November 2011

happy day come back ;)


laughing from deep my heart...... ahahahahhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaa
ya tertawa setulusnya dari dalam hati adalah hal yang selama beberapa hari ini aku nanti-nantikan dan kemarin malam ketika aku dengarkan lagu apa judulnya aku lupa, pokoknya lagu galau tapi ga seberapa galau tiba-tiba kaia dapet pencerahan gitu, merasa lebih tenang dan bawaannya senyum dan bahagia mulu, but eits don't thing that i'm falling in love, okeee because it different :)
tiba-tiba rasa ayem,tenterem,menyatu dalam diri segala resah dan gelisah hilang.
oh Tuhan ijinkan aku meminta kepadaMu "tolong biarkan aku selalu bahagia dan tenang, sekalipun ada masalah maka biarkan ia terselesaikan dengan caraMu yang indah :)"
but Thx to God, i'm very love him so much :*

Minggu, 27 November 2011

prasasti iseng-iseng berhadiah :p

okee yang mau aku tulis sekarang ini cuma sebagai note yah kalo di jaman bahoela istilahnya prasasti gitulah ya , buat kenang-kenangan gitu dan yang jelas iseng.haha
oke ini hari ke.........(lupa) aku sakit, iyaa sakit.sakit apa ? adadeh.haha sakitnya campur, sakit hati ada, sakit kepala ada, sakit perut ada, sakit badan ada, dan sakit jiwa pun ada pula. great banget ya :)
penyakit-penyakit ini kao di kedokteran diistilahkan sebagai komplikasi *btw kalo yang ini asala tebak :p
yah komplikasi ini saya dapatkan dari berbagai hal, dan hal-hal itu agaknya biar Allah, seseorang, dan aku yang tau. ga aku tulis sebabnya karena aku yakin meski ga aku tulis aku bakal tetep inget, haha dan sengaja ga aku tulis karena biar kalian yang baca ini penasaran :p padahal sebabnya ga terlalu penting juga
well, sekian dulu iseng-iseng berhadiah kali ini, see you in other time :)

Kamis, 24 November 2011

surat untuk mei

dear mei,

"hai mei, apa kabar ? aku harap kamu baik ya :) jangan seperti aku. maaf baru sempat membalas suratmu, akhir-akhir ini aku cukup sibuk dan lelah, boleh aku cerita denganmu ? jujur saja aku sangat merindukan saat-saat kita bercerita dan bertukar pikiran.
mei, sebelumnya bolehkah aku bertanya ? apakah berharap itu salah ? apakah berharap itu dosa dan sangat tidak pantas untuk dilakukan ? bisakah kau beri aku jawaban beserta alasannya ?
mei, aku ingat kata-katamu kita itu harus punya harapan untuk hidup, tapi bagaimana jika harapan itu harapan kosong terlebih harapan itu ialah harapan yang memang kita harapkan dari orang lain, emmmm maksudku seseorang. jujur mei, aku telah lelah untuk berharap, aku lelah dengan semua apa yang aku inginkan, setiap aku berharap maka setiap pula itulah aku jatuh, kau tau mei, itu sangat menyakitkan.
mei, apakah aku masih boleh berharap ? aku berharap suatu hari nanti tak ada lagi harapan kosong, untuk dunia, aku berharap semua kesemuan musnah, dan aku sangat berharap apa yang aku,kamu,kita,dan dunia harapkan dapat terwujud.
mei, mungkin hanya ini yang dapat aku bagi untukmu saat ini, maaf bila aku terlalu banyak merepotkanmu, aku cerita sangat tidak penting, namun inilah yang aku rasakan mei. bila senggang, bolehlah kau balas suratku yang tidak penting ini, sekali lagi aku mohon maaf mei, i miss you"

tertanda :  nona me

ini rasanya

rasanya tuh gue diterbangin sampe tinggggggiiiiiiii banget, ya meskipun ga sampe langit ke-7 sih palingan antara 5-6 yah 5 setengah deh, cukup bahagia kan, tapi gue sadar gue ga boleh disitu dengan waktu yang lama, gue harus turun, gue tau cara turun tapi gue gabisa turun. akhirnya gue galau, gue nangis karena gue ga bisa turun dan sendirian, ga terasa gue sampe di suatu titik dimana di titik itu gue dapetin kebahagiaan sekaligus kesedihan.
di titik itu gue bisa ketawa,senyum tapi gue sedih karena pada saat itu juga gue diturunkan secara paksa !
dan itu ga cuma bikin shock tapi juga *udahlah terusannya biar gue aja yang tau

Selasa, 22 November 2011

tak kan pernah ada

tak kan pernah ada, lagunya dalem banget, jleb banget
lagu jaman smp yang sampe sekarang masih berkesan :') tiap dengerin rasanya seneng, galau bahagia semua nyampur jadi satu.
lagu kenangan ? ga juga sih tapi lagu itu ......

kasih senyum aja deh :)

Minggu, 20 November 2011

just wanna be free


just wanna be free like a bird in the beatiful sky
just wanna be free like rain that fall to the earth
just wanna be free like water in the ocean
just wanna be free like the grass of the field wide
just wanna be free the wind that blew in the mountain
because i just wanna be free without your shadows in my mind

Sabtu, 19 November 2011

asing

pagi-pagi marissa sudah memukul punggungku, hal yang biasa ia lakukan ketika menyapaku "pagi lina :)", katanya hangat
"heh, kebiasaan pukul-pukul. pagi juga bebeh", jawabku sambil tersenyum
ku lihat ia melempar tasanya ke bangku di sebelahku, cukup membuatku tersentak. tak lama ia keluar kelas. teman sebangkuku yang ini memang susah untuk di tebak akan apa yang dia mau, kadang lembut seperti malaikat, namun tak jarang bisa seperti macan yang siap menerkam singkat kata dia tipe maunusia yang moody kadang bisa cerewet dan tiba-tiba diam.
hari ini sekolah free, sungguh anugerah bagi kami siswa-siswi SMA 8, yepp dan sepertinya akan ada pulang yang dipercepat, entah kesambet apa para guru disini, pikirku dan teman-teman.
"hei lin, nanti ikut yuk", tanya rissa tiba-tiba
"mau kemana ?"
"mau liat dance competition, mau ikut ?"
"aduh maaf kaianya ga bisa, aku ada acara sendiri, kamu sama siapa ?"
"iyadeh gapapa, aku sama temenku kok"
perbincangan singkat itu berlalu seiring dibunyikannya bel yang ternyata benar jam pulang dipercepat 3jam dari biasanya.

***

hari ini aku berangkat agak siang, kulihat marissa telah duduk di bangkunya, pandangannya kosong namun seperti orang sedang berpikir, kuhampiri sambil kutaruh tas ku di bangku sebelahnya
"kamu kenapa riss ?", tanyaku pelan
dia hanya memandangku beberapa detik sebelum akhirnya menjawab
"aku ? gapapa kok lin, kenapa ? ada yang aneh ?", balasnya
"iyaa, seperti ada sesuatu, cerita aja, siapa tau aku bisa bantu"
dia menggeleng dan mengulang jawaban tidaknya, dia meyakinkan aku bahwa tidak ada apa-apa dengan dirinya, namun aku tau, aku bisa melihat ada sesuatu yang sedang menjadi beban pikirannya. akhirnya aku putuskan untuk tidak membujuknya lagi untuk bercerita. ya, marissa dia memang selalu terlihat semangat dan ceria, namun dia termasuk seseorang yang tertutup ia tak pernah mau membagi ceritanya kepada sembarang orang, dan aku cukup mengerti.

hmm sore yang indah, pikirku. pulang sekolah ini aku putuskan untuk berjalan jalan saja, aku tak langsung pulang. sampai di depan gerbang.
"linaaa...." kudengar seseorang memanggilku dari belakang, kuputar badanku, mencari-cari sosok yang berteriak memanggil namaku, terlihat rissa berlari, berusaha menyelip anak-anak yang lalu lalang.
"ada apa ris ?", tanyaku kulihat matanya merah seperti habis menangis.
"kamu mau kemana ? pulang ya ?"
"engga, aku mau jalan-jalan dulu mumpung besok libur, sorenya indah", jawabku sambil tersenyum
"boleh aku ikut ?", tanyanya pelan.
"tentu", aku mengiyakan sambil mengangguk
aku cukup senang karena aku tak harus menikmati sabtu sore yang indah ini sendirian, aku dan marissa berjalan meyusuri kota kecil yang hangat ini, kami berjalan melewati taman kota, menikmati kendaraan yang lalu lalang sore hari, kulihat marissa sudah tak menampakkan kesedihannya, jujur aku masih ingin tau apa yang terjadi dengannya hari ini, namun kutahan aku tak ingin merusak mood tertawanya di sore ini, aku tak mau membuatnya ingat kesedihannya.
limabelas menit berlalu, kita habiskan dengan candaan-candaan yang cukup membuat kita berdua tertawa.
tepat di depan gedung kesenian kami berhenti, karena tiba-tiba ada teman marissa yang mengahmpiri kami, namun secara tiba-tiba juga air muka marissa berubah tidak enak.
"lho ris, kamu kok disini ?", tanya teman marissa yang belakangan aku tau ia bernama meisi
"kenapa memangnya ?", jawab marissa sekenanya
aku rasa ada kejanggaln yang terjadi, batinku
"kamu kemarin kemana ? aku cari kok ga ada, kamu pulang duluan ya ?", tanya meisi pada rissa
"kamu sok peduli banget sih ?", kata marissa
kini aku hanya sebagai penonton dua orang ini
"kamu kok gini ris ?"
"kenapa salah ? aku kaia gini juga karena kalian kan ?", marissa mulai keras
"ris, maksudnya apa ? aku kan cuma tanya kenapa kamu kemarin ga ada waktu dance competition"
"aku ada ga ada pun ga akan ngaruh sama kalian kan, selama ini kalian ga pernah cari aku kan, kalian cari aku cuma kalo kalian butuh, tapi kenyataannya aku ga pernah terlihat di mata kalian, aku ga penting kalo kalian ga butuh, selama ini aku dah cukup sabar sama kalian, dan kemarin puncak kesabaranku", marissa membentak meisi
"ris, kamu kenapa ?", meisi bertanya terlihat ketakutan pada nada bicaranya.
"aku capek mes, aku capek buat tersisih, aku capek jadi sia-sia, aku capek diasingkan dari kalian, aku capek buat nerima apapun yang kalian lakuin ke aku ga di sekolah, ga di komunitas semuanya sama. kamu tau kemarin kenapa aku mutusin buat pulang, itu karena aku ga dianggep sama kalian, aku disana cuma diem, ngeliatin kalian lalu lalang, plonga-plongo ga ada kerjaan, masih mending kalian bisa saling bercengkrama satu sama lain. aku ? aku coba deketin anak-anak tapi apa mes ? mereka cuma ngelirik aku dan pergi. aku sapa kalian satu-satu, kalian bales sapaan ku ? engga mes, engga. semua sibuk sama diri sendiri tapi kalian ga saling melupakan, kalian hanya lupa aku, bahkan kalian mungkin ga peduli adanya aku, sampe aku pikir, apakah aku ini menjijikkan buat kalian ? apa aku ini kasih kesialan buat kalian ? haa ? aku nangis apa kalian ada yang tau ? engga kan ?????", amarah marissa sudah cukup di titik tertinggi, matanya mulai menunjukkan bahwa akan ada air yang mengalir, namun tertahan. sedangkan meisi hanya diam, sepertinya ia tak tau harus berkata apa mungkin ia tau percuma melawan orang yang sedang emosi, namun terlihat pada air mukanya bahwa ia merasa bersalah.
"kita ga au riss, kita ga bermaksud kaia gitu, kita emang sibuk sendiri-sendiri tapi ...."
belum sempat meisi menyelesaikan penjelasannya, 
"terserah !", marissa memotongnya sembari menarik tanganku dan pergi menahan sedih dan amarahnya.

Rabu, 16 November 2011

Muak !!

ingin muntah setiap kudengar kata yang keluar dari mulutmu, tak lagi indah seperti sebelum-sebelumnya. ceritamu, dongengmu yang dulu selalu kunantikan kini hanya bagian dari rutinitas, sebagai bahan pembicaraan kala diam yang tersisa. bahkan sejujurnya bukan itu yang aku inginkan.
terlalu muak, tapi aku tahan aku tau posisiku, aku menghargaimu. bosan, ya itulah yang aku pendam setiap tanya yang aku lempar selalu kau balas dengan koma yang tidak penuh. menyesakkan, tapi ku tahan
andai kau tau bahwa aku peduli, sejujurnya. tapi jika hanya kemunafikan, kebohongan dan kemuakkan yang ada bergema diantara kita apa iya aku harus bertahan ? pergi, mungkin itu suatu pilihan tepat, namun pasti ada yang lebih tepat bukan ? lantasa apa ? apa yang lebih tepat itu ?
jika pilihan hidup lebih mudah dari membalik telapak tangan, tentu setiap orang tak akan punya masalah, setidaknya lebih sedikit masalah yang ia punya.
laiknya aku, yang menahan rasa mulas setiap mengingatmu, yang menahan mual setiap mengingatmu. entah sesuatu apa ini, bencana kah ? aku tak pernah menginginkan demikian.
hanya mengulum senyum pada setiap tanda seru yang kau ucap, aku terlalu rapuh untuk membuatmu sedih, mungkin ini takdir agar aku selalu mengalah terhadap apa yang kalian perbuat kepadaku. tapi asal kalian tau, aku mampu merasakan apa yang seharusnya dirasakan.
aku tersiksa.

Selasa, 15 November 2011

have more Stomachache

i dont know with today. yeah its so can't be described, confuse, and troubling u,u
aaaaarrrrggghhhhhh okee pingin teriak, lari-lari keliling hutan, bakar diri pake minyak+oli, ngepang rambut, mecahin piring, ngebuang muka sejauh-jauhnya, but yes i know its so crazzzzzzzzy !!!
oh God help me please, i have more stomachache, wanna this ? i'll share it free :(
alah wes emboh, feeling hari ini ga enak.untung bener aku ga ikutan. bersyukur banget pada-Mu Ya Allah

Jumat, 11 November 2011

Perfect by Simple Plan

this song i presented just for my beloved mom and dad :')

Hey dad look at me
Think back and talk to me
Did I grow up according to plan?
And do you think I'm wasting my time doing things I wanna do?
But it hurts when you disapprove all along

And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I'm never gonna be good enough for you
I can't pretend that
I'm alright
And you can't change me

'Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be perfect
Now it's just too late and
We can't go back
I'm sorry
I can't be perfect

I try not to think
About the pain I feel inside
Did you know you used to be my hero?
All the days you spent with me
Now seem so far away
And it feels like you don't care anymore

And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I'm never gonna be good enough for you
I can't stand another fight
And nothing's alright

'Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be perfect
Now it's just too late and
We can't go back
I'm sorry
I can't be perfect

Nothing's gonna change the things that you said
Nothing's gonna make this right again
Please don't turn your back
I can't believe it's hard
Just to talk to you
But you don't understand

'Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be perfect
Now it's just too late and
We can't go back
I'm sorry
I can't be perfect

'Cuz we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be perfect
Now it's just too late and
We can't go back
I'm sorry
I can't be perfect

seorang aku

kalaupun kalian baca tulisan kecil ini apa kalian akan peduli ?
kalaupun aku paksa apa kalian akan mengerti ?
dan kalaupun aku teriak apa kalian akan memahaminya ?
aku gatau, gatau, dan gatau ..
selama ini aku usahakan yang terbaik, aku lakukan apa yang kalian mau, meski aku tau aku salah aku minta maaf. mungkin maaf saja tidak akan pernah cukup untuk mengurangi dosa apalagi menghapusnya, mungkin maaf saja tidak akan pernah membalas apa saja yang telah kalian berikan kepadaku.
seandainya kalian tau, ada hal dalam diri seorang aku yang mungkin ga akan pernah kalian tau bahwa seorang aku terlanjur sayang dengan kalian, terlanjur mencintai kalian.
terlalu invisible mungkin, karena di depan kalian hanya ada sosok yang tak sempurna, yang mungkin tak seharusnya ada, tak seharusnya hidup.
namun seorang aku selalu memohon kepada Tuhan, berpesan agar kelak kalian tau bahwa seorang aku begitu menyayangi dan mencintai kalian. seorang aku hanya ingin kalian bahagia, seorang aku hanya ingin kalian tersenyum dan tertawa.
namun seorang aku tetaplah seorang aku, ia ingin bebas, ia ingin mencapai cita-citanya dengan jalannya sendiri. tidak taukah kalian bahwa apa yang kalian katakan dan apa yang kalian lakukan selalu membuatnya takut, selalu membuatnya ragu.
ia tau seberapa porsi beban yang kalian tindihkan padanya, ia tau seberapa besar tanggung jawab yang harus dipikulnya. sebetulnya ia malu jika semua itu tak ia laksanakan, tak ia lakukan.
seorang aku mengnggap bahwa apa yang kalian katakan dan apa yang kalian lakukan merupakan bentuk dari rasa sayang kalian kepadanya, bentuk perhatian dan cinta kasih untuknya.
tapi sesekali tolong dengar tangisannya, ia bukan hanya bisa tertawa, ia bukan hanya bisa bahagia namun ia juga kerap menangis, menangisi kalian, menangisi dirinya yang tak berarti apa-apa.
ia tak bisa bicara, ia hanya bisa mendengar dan mengalirkan air matanya, seperti yang ia lakukan ketika ia menulis pesan ini.
ia tak minta untuk selalu dipethatikan, ia hanya ingin dimengerti dan dipahami meski ia tau ia sering membuat hati kalian terbakar.
tak tau diri, iya ia memang tak tau diri.
namun ia berjanji, janji pada dirinya bahwa akan ada bahagia di hidup dan diri kalian.

Minggu, 06 November 2011

sekeping cerita

ku letakkan gelas kaca itu di depan mejaku, aku muak mendengar cerita yang sama setiap hari, aku bosan dengan semua yang dilakukan. hingga akhirnya ku putuskan untuk menggebrak meja di depanku itu. bunyi gemerincing terdengar sangat keras, dia terhenyak, kaget, seketika dongeng yang ia lontarkan berhenti, aku tak peduli lalu pergi.
terdengar derap-derap langkah cepat di belakangku, aku berhenti, bergeming.
"maafkan aku" katanya
"untuk apa ?"
"aku membuatmu marah"
hanya diam yang kulontarkan disertai tatapan tajam yang mungkin cukup untuk membunuhnya.
"tolong jawab !"
aku masih menatapnya, ku balikkan badanku kemudian turun melalui tangga samping, dia mengejar
"aku tau aku salah, kumohon maafkan aku !"
aku masih berjalan dan kini meyusuri lorong-lorong kosong di sekolah tua ini. masih tidak peduli
aroma tanah basah sehabis hujan menyeruak ketika aku sampai di halaman samping. ia berhenti berbicara, kemudian menyentuh pundakku,dan membalik badanku.
"tolong jawab, jangan buat aku merasa bersalah"
"kamu tak perlu merasa bersalah karena kamu memang salah" jawabku datar
dia terdiam,mungkin kaget. kini kami diam dalam dingin. hanya semilir angin dan riuh ramai khas sekolah yang kini menemani kami.
"aku tahu", jawabnya pelan
aku terperanjat. rasa dingin yang menggeluti tubuh kami tak seperti rasa yang ada di dalam diriku, panas, mendidih hingga ke ubun-ubun bahkan lebih.

"KAMU TAHU KAMU SALAH ? KAMU TAHU ? DAN KAMU MENGAKUINYA", tanpa sadar aku berteriak.
mukanya mulai pucat, aku tak pernah peduli

"KAMU SALAH DAN KAMU TAHU. TAPI KENAPA DI DEPAN ORANG-ORANG KAMU TAK PERNAH MENGAKUINYA. jangan mentang-mentang kamu anak direktur kamu bisa memutihkan dosa-dosamu, Tuhan tak pernah tidur. kamu telah merampas hidupnya, cita-citanya, bahkan cintanya apa itu belum cukup dan sekarang kamu ambil nyawanya"

aku berlari, menagis pergi menerabas gerbang sekolah. kini aku di depannya, sahabatku, sambil ku peluk erat nisannya.

Kamis, 03 November 2011

a story in rain

hujan, yeahh hujan turun untuk yang (aku tau) kedua kalinya setelah tadi malam. thanks God for your beautiful rain :) i like rain yeah its so beauty, cool, comforting, soothing, so amazing lah ☺ many thanks giving for my beloved God, Allah SWT  ( ˘з(◦˘⌣˘◦)
waktu lagi nulis entri ini suasana diluar mendung, sejuk, adem maklumlah baru hujan. tiap hujan banyak yang aku inget, yang aku rasain sampe susah buat nyeritain. tapi entah kenapa sekarang yang aku rasain antara tenang, sedih, pingin ketawa, nangis, ahh yawes gitulah aku ga bisa cerita detail karena emang aku tipikal orang yang ga pandai buat bicara apalagi cerita, menyedihkan ya mungkin ini juga yang selama ini jadi sebab kenapa aku ga pernah di dengerin di masyarakat. eh udah kok malah curhat ga jelas.haha
ada cerita tersendiri saat-saat hujan, hujan ngingetin aku tentang aku, sahabatku, semua orang yang aku sayang, tiap tetes yang kesentuh itu kaia punya cerita sendiri. aku inget banget dulu aku sering kehujanan pas SMP itu nyenengin banget, kehujanannya ga sendirian, sama sohibku biasanya habis hujan kita memutuskan untuk berteduh di rumahku saja, langsung masuk ke kamarku terus curhat, iyaa curhat.haha tapi curhatnya beda, kita cerita, cerita tentang apa ? did you know ? tentang mimpi, iyaa mimpi bukan..bukan mimpi yang cita-cita itu tapi mimpi yang bunga tidur itu, aneh ? ga ihh biasa aja iyaa mimpi dia yang bikin aku senyum, ketawa, penasaran dan mau lagi lagi dan lagi buat dengerin, aku gatau sampe sekarang dia itu beneran mimpi apa dikarang yang jelas aku seneng dan yang aku tau dia itu good girl dan ga berani buat bo'ong. so thx ajalah buat kamu ya sohibku, i miss you, i miss your story and i miss to share again with you (˘̩̩̩⌣˘̩̩ƪ)