Sabtu, 13 Juni 2015

entah sudah atau masih cukup rindu dengan kehidupan yang dulu
apa iya aku kurang bersyukur atau hanya kurang menikmati saja ?
mungkin masa lalu adalah hal yang paling membuahkan untuk sebuah masa depan,
dan aku masih selalu saja merindukannya.
apa yang aku rasa apa yang aku tahu dahulu itu yang selalu aku ingat
terkadang sedikit merasa terbelakang atau tertinggal ? tapi aku sering merasa tak peduli karena bagiku hatiku ya aku, hatimu ya hak mu
tapi ketika melihat suatu keegoisan mengalahkan rasa kasih sayang entah mengapa aneh rasanya
apa sabar saja kurang cukup membayar ?
apa ikhlas saja kurang bisa membuatnya penuh ?
aku tahu kita adalah suatu pembelajran yang tak akan pernah ada akhirnya hingga semua nilai terbaca dan tergenggam di tangan yang pernah melakukan segala yang diinginkan, segala yang dirasakan
apa membuat puisi adalah kesalahan ?
hingga kemampuan verbal untuk menjelaskan sedikit tergoyahkan, sedikit katanya ?
tapi aku suka membuat puisi
aku suka membuat kata-kata yang hanya sebagian orang memahaminya karena teka-teki yang terpecahkan adalah sebuah hadiah bagi seorang pencari harta karun
namun apakah ini yang menjadi tantangan terbesarku dalam menjelaskan atau menceritakan hal yang ilmiah ?
aku masih mau menulis
aku masih akan selalu suka merangkai yang aku suka sejak lama
mengapa tidak ada yang mau barang sejenak mengeja kosa kataku ?
apakah memang terlalu rumit ?
ataukah memang aku yang terlalu remeh ?
coba saja orang-orang itu mengerti bagaimana bagian yang ku dapati selama ini
bukan aku merasa tak normal tapi aku menemukan aku yang memang aku ketika aku merangkai rajutan kataku sendiri
kalau kalian boleh tidak mengerti tentang aku apakah aku boleh tidak mengerti tentang kalian ?
kalau kalian boleh menertawakan kesukaanku apakah aku boleh menertawakan ketidaksukaan kalian padaku ?
sebutlah aku konyol pun aku tak akan peduli
namun biarlah aku mengerti dengan caraku sendiri
kalian hanya perlu menghargai

Sabtu, 21 Maret 2015

you got in to their brain as a hero ?
how it could be ?
cause you were one who introduced them to the one of your lovely song
your lovely song that I liked too
your lovely song that I often listen
your lovely song that reminds me of ...

I've listened it three times in two days and still counting

I wonder what are you doing after that days ?
hanging up the phone of someone ?
wake up in the morning without difficulties ?
still read a book about caffeine ?
watch a heroic movie ?
listen to the ed sheeran music ?

the times won't go back but you
the times might be just one and you

remembered about a couple of shoes that you gave on that summer
and that May when a come become something remember
these look like a crumble
but it is a pieces of the rainbow in the evening

Sabtu, 14 Maret 2015

#111

karena sebuah roda yang hidup tak pernah menetap pada tanah yang sama ...

begitulah kita rekahan kehidupan kembali menghampiri celah-celah kita
bagian-bagian yang kuasa kita sentuh tentu menjadi sesuatu yang tak terlupa
dari dulu yang tak tau apa-apa lalu mengetahui (hampir) segalanya
derat-derat rasa dalam hidup sudah menjalari sepersekian sepersekian detik yang kita miliki

kita asing lalu saling kenal dan menyapa
entah itu pagi ataupun siang, siang ataupun sore, sore ataupun kembali pada pagi
lalu kita akan tetap menyapa selalu dan tetap

agaknya kota ini menjadi saksi bagi rapuh tegaknya sisi sisi kita
tonggak-tonggak asa yang dulu turun lalu kini menjulang tinggi
harus bersyukur
selalu

menyingkirkan tanda tanya menjadi sebuah koma lalu tak bertanda apa-apa
itulah kita
yang diharap dan ditempa sekian lama
pelaku yang baru pengukir kata dan asa
lalu nyata

selamat untuk wisuda nya :)
turut berbangga hati memiliki dan mengenal
kamu, kalian, kita semua
bahagia selalu


Jumat, 20 Februari 2015

sepucuk bunga dahlia
warna putih tidak layu

bisakah kau taruh saja di depan pintu ?
tanpa khawatir akan aku buang atau aku tendang

sesesapan kopi pagi hari,
apakah bisa membuatmu kembali ?
sekedar mengucapkan salam selamat malam atau pagi
sekedar memberitahu bahwa kamu ingin tahu

terhadap apa yang pada pagi hari aku ambil
pada apa yang siang-siang aku makan
atau pada siapa saja malam sejuk aku habiskan

saja kamu tahu
bilamana aku berdiri merasa asing lagi
namun
aku harus tidak peduli, karenanya aku diam
setengah mulutku kelu
tapi tak apa aku bisa mengatasinya

bilakah kamu mengerti
bagaimana-bagaimana yang aku tanyakan
mengapa-mengapa yang aku andaikan

baiknya kalian memahami
dua atau tiga kembang edelweis sengaja menjatuhkan dirinya
bukti kecintaannya padamu, karena kamu tak bisa memetiknya

sampan terlalu jauh untuk dikayuh
namun kaki akan selalu sanggup melangkah sekalipun tak ada arah

selamat malam,
jangan menjadi jenaka yang hilang
atau selamat menjelang pagi
tetaplah menjadi butir-butir gula dalam kopi
terimakasih Allah atas segala percaya-Mu padaku
terimakasih telah izinkan aku memiliki apa yang menjadi kuasa-Mu
betapa kecil nya aku, betapa lemah pula, ringkih tiada terkira namun Engkau menguatkan entah bagaimana

dalam sayup-sayup gelap bolehkah aku selalu merindukan Engkau ?
bahkan hingga sang hangat hadir lalu berganti dan seterusnya
tak apakah aku memeluk Mu ?

entah, Engkau bagai cinta tanpa bisa kuraba
namun bisa aku rasa
tidak aneh
bukan janggal
bahkan ajaib
ya, aku selalu bahagia dengan rasa dekatku
tentu, aku selalu merasa bangga

namun,

janganlah sampai aku terjerembab karena terlalu meninggi

Engkaulah pemilik jalan itu tanpa perlu lagi ku bertanya

salam sayang tak terkira
dari yang sederhana :)