kalaupun kalian baca tulisan kecil ini apa kalian akan peduli ?
kalaupun aku paksa apa kalian akan mengerti ?
dan kalaupun aku teriak apa kalian akan memahaminya ?
aku gatau, gatau, dan gatau ..
selama ini aku usahakan yang terbaik, aku lakukan apa yang kalian mau, meski aku tau aku salah aku minta maaf. mungkin maaf saja tidak akan pernah cukup untuk mengurangi dosa apalagi menghapusnya, mungkin maaf saja tidak akan pernah membalas apa saja yang telah kalian berikan kepadaku.
seandainya kalian tau, ada hal dalam diri seorang aku yang mungkin ga akan pernah kalian tau bahwa seorang aku terlanjur sayang dengan kalian, terlanjur mencintai kalian.
terlalu invisible mungkin, karena di depan kalian hanya ada sosok yang tak sempurna, yang mungkin tak seharusnya ada, tak seharusnya hidup.
namun seorang aku selalu memohon kepada Tuhan, berpesan agar kelak kalian tau bahwa seorang aku begitu menyayangi dan mencintai kalian. seorang aku hanya ingin kalian bahagia, seorang aku hanya ingin kalian tersenyum dan tertawa.
namun seorang aku tetaplah seorang aku, ia ingin bebas, ia ingin mencapai cita-citanya dengan jalannya sendiri. tidak taukah kalian bahwa apa yang kalian katakan dan apa yang kalian lakukan selalu membuatnya takut, selalu membuatnya ragu.
ia tau seberapa porsi beban yang kalian tindihkan padanya, ia tau seberapa besar tanggung jawab yang harus dipikulnya. sebetulnya ia malu jika semua itu tak ia laksanakan, tak ia lakukan.
seorang aku mengnggap bahwa apa yang kalian katakan dan apa yang kalian lakukan merupakan bentuk dari rasa sayang kalian kepadanya, bentuk perhatian dan cinta kasih untuknya.
tapi sesekali tolong dengar tangisannya, ia bukan hanya bisa tertawa, ia bukan hanya bisa bahagia namun ia juga kerap menangis, menangisi kalian, menangisi dirinya yang tak berarti apa-apa.
ia tak bisa bicara, ia hanya bisa mendengar dan mengalirkan air matanya, seperti yang ia lakukan ketika ia menulis pesan ini.
ia tak minta untuk selalu dipethatikan, ia hanya ingin dimengerti dan dipahami meski ia tau ia sering membuat hati kalian terbakar.
tak tau diri, iya ia memang tak tau diri.
namun ia berjanji, janji pada dirinya bahwa akan ada bahagia di hidup dan diri kalian.