Sebelum mau nulis ini mau minta maaf dulu kepada seluruh pihak kepada langit dan bumi kepada semua yang sudah menyayangi dan mendoakan yang baik bagi saya.
Kali ini akan menuliskan suatu pengakuan, yap pengakuan.
Saya gatau mungkin ini picik sekali tapi saya rasa saya perlu mencatatnya sebagai pengingat dan kompas saya di masa depan.
Satu hari.. lalu tiba-tiba ini sudah bulan ke 8 atau 9 mungkin, entahlah.
Baru ini merasa hambar, mengambang dan sadar bahwa segala yang dilakukan bukan tanpa perasaan.
Yang dilakukan memang memiliki tujuan tapi bukan untuk diri sendiri, jujur saya susah mengungkapkan tapi saya harus mengakui tujuan saya adalah selesai.
Ya, selesai dan penguat saya adalah doa dari segala makhluk yang baik kepada saya.
Pendorong saya adalah Allah, Tuhan Yang Maha Menyelamatkan dan Menyayangi saya.
Entah, baru kali ini menyelesaikan hal besar tapi hambar, kopong. Kalau tahu bulat tengahnya bolong dan isinya angin menurut saya itu lebih baik karena masih ada gurih-gurih nya meskipun bercampur angin, kalau saya?
Ibarat saya membuat cake tart yang saya hias sedemikian rupa mungki bagi orang lain sudah sangat baik ataupun jika kurang bisa ditambah cokelat, krim atau bahan-bahan lainnya tetapi bagi saya mau seperti apapun bentuknya mau ditambah bahan apapun lagi rasanya untuk jiwa saya kosong. Ya, kosong.
Saya akui.
Saya pun tidak tahu kalau diibaratkan sebuah peta harta karun sekarang saya ada posisi mana yang jelas saya tahu bahwa saya sedang memegang kunci untuk membuka harta karun itu.
Saya ingin tau sungguh-sungguh ingin tau, tapi saya pun tau belum waktunya bagi saya untuk tau.
Husnudzon saja bismillah.
Untuk semua makhluk Allah yang baik kepada saya, bismillah semoga Allah senantiasa melindungi dan menentramkan kalian dimanapun kapanpun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar