Yang terbang mengunus peluh bak pelaut ulung tersingkap relung
Kita tidak terburu-buru, sayang hanya sedikit terkejar oleh juntai jarum jam yang berputar
Tenanglah tenang...
Tak usah kau ingat tentang sendu, lepaskan ia kepada biru yang mendayu lucu
Berantik kita kan berlari mengejar rinai yang tergerai
Percaya bahwa lepas tawa akan bahagia selalu untukmu
Udara pagi hari minggu menantimu
Sayang.
ditulis untuk mengingatkan kamu pada -skrip kehidupan yang harus dilalui pada minggu kedua Maret 2017-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar