Rabu, 06 Januari 2016

Untuk yang kesekian dari yang kesekian...
Aku tahu aku tak perlu lagi penjelasan telah jelas lengkap dan terputar di otakku segala hal yang dirasakan dan diketahui sekitarku tanpa perlu aku meminta dijelaskan.

Tujuanmu, tujuanku memang berbeda
Bagiku bahagia bukan sekedar memekikkan nama di udara lawan
Bagiku bahagia tak hanya menjegal rasa pada mereka yang memicingkan mata

Pun bagimu...

Bahagia bukanlah mendapat tempat yang baik di kala gerimis atau radiasi mentari
Bahagia bukanlah duduk terdiam memahamkan diri sendiri dan sekitar.

Terkadang kamu tidak tahu rasanya pergi
Lagi terkadang kamu tak tahu nikmatnya termenung sendiri

Apalah "percaya" bilakah segala kamu rasa telah bijak
Langkahku mengecil meraba segala rasa yang bergilir
Petuah-petuah lama meremas otak pikirku menjadi lebih nyata
Nyata pada apa yang aku rasa dan nyata pada segala yang terpandang mata

Percayaku kini tak akan sama
Langkahku kini akan tak lebih lebar dari kemarin
Sesekali aku akan berhenti,
dan lalu memiringkan kepala mengamati kita dalam diam.

Berlarilah untuk ingin yang kau ingin
Kita saling doa kan saja yang paling baik satu sama lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar