Sabtu, 22 September 2012

Thanks for DELCONT

entah mulai darimana aku harus dan mulai bercerita
sedikit dengan memejeamkan mata sambil terus berfikir dan kemudian dengan berat menghembuskan nafas yanng sesak, maksudku kamu.. iya kamu yang membuat sesak.
aku lupa tepat tanggal berapa aku mengenalmu yang aku tahu aku mulai dan selalu mencari tahu kabarmu meski hanya dengan dunia maya, dunia yang saat itu menghubungkan kita.
sehari..dua..hari.. tidaklah cukup untuk aku menguntit apa saja yang kamu lakukan.
mungkin kamu tidak ingat bahwasanya dulu kita pernah saling menyapa dan sekali lagi MESKI HANYA LEWAT DUNIA MAYA.
lama tak terdengar kabarmu tapi jangan kira bahwa aku diam saja, aku disini, di tempatku memandangmu dengan doa, mengkhayalkanmu dengan luka. aneh memang. sangat tidak wajar, namun inilah kenyataan.
hingga sampai pada tahap aku lelah dan memutuskan untuk berhenti mengamatimu, aku pergi.
namun, aku tidak bisa benar-benar pergi sesekali aku tetap mengunjungimu, melihat ada apa pada kamu sekarang-sekarang ini.
dan sampailah aku tahu kamu memakai ponsel yang punya judul "BB" entah apa itu mungkin kepanjangan dari "BlekBeri" atau apa ? entahlah aku kurang paham.
dan kamu juga sempat berstatus untuk mengudangmu pada sebuah obrolan.
ya, aku berani melakukan itu aku mengundangmu lewat ponsel teman yang punya judul sama dengan ponselmu, kamu menerimanya.
"ah, sesederhana inikah bahagia" kataku
tapi aku tahu aku tak mungkin menyapamu, barang ini bukan milikku lebih lagi iya kalo kamu kenal aku --'
dan pada akhirnya tiba-tiba kamu menDELCONT temanku itu, sempat tak percaya tapi aku sudah menduga hal ini pasti terjadi, dan satu yang ingin aku bilang ke kamu waktu itu
"AKU GABISA STALKING KAMU LAGI BODOOO" kataku meluap-luap dalam hati.
tapi yasudahlah.
beberapa lama setelah itu aku mengundangmu lagi tapi lewat temanku yang lain.
kamu menerima dan langsung men-chat-nya.
"siapa ?" katamu, kemudian kujawab --siapa pemilik ponsel itu--
dan baru saja aku ingin berkata "salam kenal", kamu bertanya
"dapat kontakku darimana ?"
DEGGGG, aku harus bilang apa ? sementara pada saat itu yang pegang ponsel adalah aku.
dan kupuskan menjawab dengan jujur --tetap seolah-olah aku adalah temanku--
dan kamu bertanya lagi
"temanmu siapa ?"
aku harus jawab apalagi ? apa aku harus jawab bahwa itu aku ? itu hal G I L A lho mas.
akhirnya aku putuskan untuk menjelaskan siapa aku setelah aku menyelesaikan soal hitungan yang diberikan oleh bapak guruku.
dan aku sempatkan untuk melihat chatmu lagi, END CHAT dan ternyata DELCONT (lagi)
oh God, shock banget baru saja aku mau mengatakan dan menjelaskan tapi dia tidak memberi kesempatan.
hmmmmmmmmmm, berfikir.. dan berfikir.. berusaha buat mencernha apa yang baru saja terjadi. mengingat bagaimana aku gemetar ketika membalas chat darinya,dan dengan enteng kamu DELCONT ? sip banget.
well, baiklah aku toh tak mampu berbuat apapun lagi kan :) setidaknya aku telah berusaha.
and, I'M FOLLOWING YOUR GAME KAKAK =))

nb : terimakasih pada teman-teman yang telah membantu dan menghibur saya, semoga kakaknya nanti tahu apa yang saya rasakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar