Rabu, 22 Februari 2012

blackin light pieces

there is somethin' in the way you look at me . . .


i'm sorry before if i wrong catching it
entah apa yang membuatku berpikir dan berkesimpulan begitu cepat, serasa ingin berteriak sebenarnya jika harus mengingat dan terpaksa mengingatmu untuk yang kesekian kalinya tentunya.
entah bermula dari dan bagaimana hingga terlintas di otakku untuk memutar kamu berulang-ulang di khayalanku, aku sudah cukup letih, tidakkah kamu ?
mungkin kamu telah berubah seperti lagu, warna, dan nada yang menempel pada otak kananku. maka ketika ada suatu bahkan sedikit saja tentang semua yang berkaitan denganmu dengan sigap aku mampu menerkanya.ironi sekali menurutku.
jika kamu bertanya apa yang aku rasakan ketika kamu hadir tiba-tiba bahkan sengaja pun aku ingin berteriak, aku ingin bilang jangan pergi dulu namun kenyataannya apa ? kamu pergi namun masih tetap menahanku tetap tinggal.
"ting" pesan darimu datang, aku memang segera berlari untuk membacanya, namun sayang perasaan muak dan ingin muntah selalu menyelimuti, menemani ku yang tak tahu bagaimana dan apa yang harus aku lakukan.
kenapa kamu tidak pernah nyata ? tanyaku suatu ketika, namun kini pertanyaan itu justru selalu kuulang dan terus kuulang, semakin memuakkan saja ya kamu :)
sia-sia sebenarnya aku seperti ini, toh kamu tak akan pernah tau bukan ?
kamu selalu asyik dengan duniamu, ya aku cukup tau meski tidak banyak. kamu asyik dengan geng gembelmu dimana aku selalu menggambarkan kalian yang sok boys before flower namun dengan tatanan dan riasan yang berbeda, apalagi kalau bukan dengan muka dengan segerombol anggur yang airnya muncrat ga beraturan kemana-mana, body yang cukup lebar tapi tak sexy, dan motor begajulan mirip ketabrak becak kemudian dipangkas bagian atasnya, dan tak ketinggalan kain serbet kumal warna-warni penghias tubuh tambun kalian geng gembel, cacat sekaliiiiii, sungguh aku ingin bertepuk tangan.
yang ingin aku tanyakan, mengapa kamu tak pernah bertanya kepadaku sekadar kabar atau bahkan yang lain kita memang saling tahu cukup lama namun baru mulai sedikit 'dalam' akhir-akhir ini, tidakkah kamu ingin menganggapku lebih dari sekadar orang yang kau tahu ? sahabat misalnya :) setidaknya agar aku bisa terus bercerita dan mendapat pemikiran-pemikiran konyolmu, saling berbalas pesan singkat hanya untuk menghibur diri, tidakkah kamu pikir itu menyenangkan.sejujurnya aku ingin seperti itu, jadi bukan hanya teman-temanmu saja yang bisa kau perlakukan seistimewa itu.
ah, aku tidak terlalu berkhayal hanya aku terlalu malu untuk menyapamu terlebih dahulu, padahal aku yakin dan sangat sadar kamu bahkan tidak lebih istimewa dari tong sampahku :)
oiya untuk cara memandangmu terhadapku, tolong jangan lihat ke arahku ketika aku ada disamping seorang yang kau sayang itu, bukan apa-apa aku hanya tak ingin seseorang yang melihatmu lagi merasa sakit, cukup pedulikan aku ? lebih baik, lihat arah lain, lihat kemana arah bola pergi supaya kamu bisa dengan mudah mengaplikasikan otak dan kakimu hingga bola masuk dan hatimu riang.


dari : seseorang yang sama sekali tidak (seharusnya sih!) tidak mengharapkanmu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar