Senin, 14 Juli 2014

dandelion mulai menemukan lagi serpihan nya yang telah lama hilang

dandelion mulai menyapa kembali tempat yang sempat ia tinggal

angin yang dulu membawanya pergi perlahan meninggalkannya sendiri

dandelion tak takut lagi ia tidak akan merasa sendiri lagi, karena dunia nya adalah hanya tentangnya, tentang ceritanya dan segala yang ia selalu bayangkan

angin tak akan lagi membawanya lari. ini bukan musim badai bukan pula musim yang akan memaksanya beranjak lagi. ini musim tenang dimana jutaan bayaran yang ia nantikan dapat dengan erat ia genggam.

segala kuat dan segala tekad perlahan memulihkan keadaannya

segala harap dan derap langkah yang lama dirindukan perlahan terjumpa

ini bukan hanya sekedar mimpi namun memang suatu perjalanan berujung manis yang telah dinanti

terimakasih Tuhan, Engkau sungguh Maha Penyayang yang paling Besar :)

Minggu, 13 Juli 2014

PURWOKERTO

hujan di senja hari Minggu memang tidak sangat deras namun sangat cukup untuk membasahi tubuh yang kurus kering ini. hujan sore ini juga sangat cukup mengingatkanku pada kota kelahiranku, kota kesayangan yang selalu punya sudut cerita untukku, sangat cukup untuk membuat rindu sesosok manusia kecil sepertiku.

here it is . . .
Purwokerto
sang kota ksatria
bagi yang belum tahu Purwokerto terletak di Provinsi Jawa Tengah, sekitar 8-12jam dari kota Surabaya apabila ditempuh dengan kereta api dan bisa 14 jam dengan perjalanan darat menggunakan mobil.


dahulu memang belum banyak yang mengetahui kota yang memiliki hawa sejuk ini, dulu airnya sangat jernih sawahnya sangat banyak cuacanya juga sangat menyenangkan meskipun sering hujan disana sini.
di belakang rumah tempatku tinggal terdapat sumur yang sungguh jernih airnya tak jarang kami bisa mengambilnya secara langsung dengan menggunakan emeber atau ciduk tanpa harus menimbanya.

ke arah utara dari tempatku tinggal pula terdapat pemandangan yang sungguh indah gunung selamet terbentang luas di kaki langit. jika cuaca sedang sangat baik kita bisa melihat kegagahan dan keelokan gunung itu secara jernih.

lagi hal yang senantiasa membuatku rindu dengan kota kecil sederhana yang kini mulai banyak penduduknya.
stasiun kereta api Purwokerto

http://kangridwan.files.wordpress.com/2011/05/poto572.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq54_OfaB3FrIDzBTLdTbmCqs3NqQcD9QYp4s99AfZLnbP5zEhf5REbAuR-dpdi6JewS1sfx_ebswppeyBIE9LWvZUTJQM6D40xJ-R60pyNOor1SGBt4j1JnkdFfcbIqSdYZQOROc31Y7S/s1600/dieng24.jpg

disanalah setiap tahun aku sampai pertama kali, disanalah selalu ku dengar bel bel pemberitahuan lalu lalang terdengar, dari kecil aku sudah terbiasa mondar-mondir surabaya-purwokerto dengan kereta dan dentingan bel di stasiun tentu bukanlah hal asing. di setiap sudutnya ada makna yang kalau saja diamati dan dirasakan tidak akan ditemnukan pada tempat lain.

Purwokerto
kota sederhana yang selalu membuatku rindu. aku tahu aku bukanlah satu-satunya pengagum dari kota kecil ini, aku juga bukanlah pemilik yang secara utuh dapat mendeklarasikan diri memiliki nya, aku hanya satu dari ribuan orang yang menyayangi dan menjadi satu bagian kecil di dalamnya.

kini ia telah dewasa semakin banyak orang yang mengetahui keberadaannya. satu sisi aku cukup senang karena aku tidak perlu menjelaskan secara detail dimana letak dan bagaimana bentuk dari kota yang sering menjadi transit ini namun di sisi lain aku kurang suka dengan keberadaannya yang mulai ramai dan banyak yang mulai mendeklarasikan menjadi penduduk tetap kota ini, kebanyakan diantara mereka adalah orang dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan sekitarnya. bukan apa-apa emang tapi aku hanya takut aku tidak lagi memiliki tempat dan bisa menikmati sepertu dulu jauh sebelum kota ini dihuni oleh orang-orang kota.

"tetaplah indah seperti sedia kala, tetaplah rendah laikya seorang putri raja yang baik hatinya. aku akan datang lagi dengan segala hal baru, aku akan tinggal lalu kita bertukar cerita. jagalah yang tersayang dan jadilah yang selalu terkenang"

Kamis, 10 Juli 2014

everybody have their own way, have their own life, have their own color
dan apakah setiap dari kita punya hak untuk mengaduk-aduk atau bahkan menghancurkan warna-warna itu ? Tentu tidak.

setiap orang punya cara nya sendiri untuk melihat dan menikmati dunianya sekalipun ia tidak memiliki indera yang sama selayaknya makhluk normal lainnya.

setiap orang juga punya kekuatannya sendiri untuk menghadapi dan membuat apapun yang membuat dirinya merasa aman, merasa nyaman, dan merasa bahwa hidupnya akan baik-baik saja

you may say "ugghhh" about them but look at the mirror

are you more perfect than someone you blame ???

kita telah memiliki kartu hidup dan mati masing-masing bergantung bagaimana kita menyimpan dan mempergunakannya, apakah itu tepat atau malah sebaliknya ?

sebagai umat yang sungguh terhormat sudah selayaknya kita saling menghargai apapun itu namun menghargai bukan berarti membebaskan. maka gunakanlah rasa sayang yang dihadiahkan Tuhan kepadamu untuk membantu menghidupkan kembali kebaikan-kebaikan pada saudaramu.


when you're missing someone

its not about you

its not about me

or even us


do you ever miss someone ?
maybe always ????



just tell her/him that all your mind all your heart are hers/his


if you dont :)

keep praying for them

pray for her/his better life

pray for her/his better way

and


pray for you heart

Selasa, 08 Juli 2014

seperti jarum yang merasuk jauh ke rusuk

seperti kail yang menruncing di ujung alat pancing

siap merobek mulut ikan mungil yang tanpa tahu hidupnya akan berlalu

setiap detik punya musik

setiap kata punya cerita

setiap jiwa punya nama

dan seperti kamu punya aku



namun . . .

apakah segalanya harus seperti selayaknya ?

apakah air harus selalu mengalir ke bawah ?



lalu, bagaimana nasib pompa yang teronggok di pojok sana ?

bukan maunya seperti itu, bukan inginnya seperti ini

percayalah segalanya akan baik jika engkau meminta kebaikan

percayalah segalanya akan bijak jika engkau meminta kebijaksanaan

hanya apakah setelahnya kau akan bersyukur atau hanya berlalu dan terlempar bagai batu ?