ini bukan masalah percintaan atau romantisme-romantisme lainnya ini masalah perasaan, perasaan yang membuatmu sangat ini membenamkan diri dan berteriak sekeras yang kamu bisa.
aku tak tahu apa ini namanya, yang aku tahu ada selasar kata yang tertahan untuk keluar, ada hati yang mencoba mengiyakan meski sebenarnya menolak mentah-mentah, ada rasa yang tertahan dan belajar untuk berubah jadi busuk bahkan berusaha untuk tak berbekas tapi tak bisa. bukankah setiap luka yang cukup dalam akan meninggalkan bekas ?
mungkin ini karma yang aku terima dari masa laluku, ketika aku tak menganggap dan menghargai seseorang yang berusaha membantuku, yang berusaha membuatku tetap tersenyum kepadanya, mungkin begini rasanya diabaikan, pengabaian memang menyakitkan.
namun percayalah aku telah menyesal dan kini aku telah menyayangi mereka dan menganggap mereka seperti mereka menganggapku bahkan aku juga sering merindukan mereka yang dulu aku sakiti.
jutaan maaf juga telah terlontar dariku secara sadar atau tidak.
iya aku salah, aku akui aku salah, Tuhan telah menghukumku dengan cara yang benar.
jujur memang tidak sulit hanya butuh kemauan yang besar bagi setiap orang yang memang ingin mengatakan dan menunjukkannya
dan aku, aku satu dari orang-orang yang merasakan kesulitan itu.
mungkin ini memang salah tapi aku tidak tau apalagi, mungkin diam adalah obat dan doa adalah penawarnya.
satu hal yang perlu kalian tau, aku sayang sahabatku aku sayang mereka sekalipun aku pernah menyakiti mereka.