Senin, 26 Desember 2016
21 tahun sudah aku bernafas, tidak ada yang salah atau yang benar selama ribuan jam aku hidup.
hingga pada titik ini aku aku mulai berpikir lebih jauh mengenai hidup, mengenai kehidupan orang lain, mengenai segala roman dan balada manusia bumi.
telah sampai aku berlalu pada masa aku tahu apa yang aku inginkan.
dan melalui ini aku hanya ingin menceritakan pandanganku, anganku, sebagian kecil dari jutaan waktu yang aku tahu.
pada masa-masa tertentu (mungkin seperti saat ini) aku tahu aku ingin pergi.
pergi menjauh sebentar dari manusia, dan hanya hidup dengan alam dan Tuhan.
bukan karena aku membenci manusia hanya saja aku butuh waktu untuk menerima.
aku membenci mereka? tentu saja, terkadang.
satu waktu betapa manusia adalah kekejian, makhluk Tuhan yang diciptakan paling sempurna itu menghancurkan segalanya...
mereka hidup tetapi sekaligus mati.
dan aku sangat muak dengan hal itu.
tiga tahun ini aku belajar.
bahwa memahami tidak bisa hanya satu sisi perlu dari utara selatan timur dan segala arah lain.
hingga pada titik ini aku aku mulai berpikir lebih jauh mengenai hidup, mengenai kehidupan orang lain, mengenai segala roman dan balada manusia bumi.
telah sampai aku berlalu pada masa aku tahu apa yang aku inginkan.
dan melalui ini aku hanya ingin menceritakan pandanganku, anganku, sebagian kecil dari jutaan waktu yang aku tahu.
pada masa-masa tertentu (mungkin seperti saat ini) aku tahu aku ingin pergi.
pergi menjauh sebentar dari manusia, dan hanya hidup dengan alam dan Tuhan.
bukan karena aku membenci manusia hanya saja aku butuh waktu untuk menerima.
aku membenci mereka? tentu saja, terkadang.
satu waktu betapa manusia adalah kekejian, makhluk Tuhan yang diciptakan paling sempurna itu menghancurkan segalanya...
mereka hidup tetapi sekaligus mati.
dan aku sangat muak dengan hal itu.
tiga tahun ini aku belajar.
bahwa memahami tidak bisa hanya satu sisi perlu dari utara selatan timur dan segala arah lain.
Selasa, 06 Desember 2016
seperti mata dan kamera, aku dan kamu...
melihat pada satu dengan warna yang berbeda tetapi sama
ya, kita sama dan ya, kita beda
kalau hari itu aku lebih bisa berpikir
dan kalau hari itu kamu bisa lebih mengerti untuk bertingkah
entahlah
mungkin sama saja ya
sampai bulan berganti aku tetap sama
dan kamu?
cara bicaramu, sikapku padamu, pikiran kita
semua masih terekam lewat mata, telinga, dan hati yang sudah setengah hangat ini
jika memang waktu itu adalah satu kesempatan untuk aku tahu...
sampai pada bulan-bulan yang berlalu itu,
aku tersenyum
sosok itu
dengan
sosok lain yang cukup mempesona
percayalah aku tahu sejak dulu
dan percayalah aku sempat sedikit tidak percaya juga
satu sikap yang masih aku jaga adalah meminta, selalu terutama ketika hampa
dan sampai pada hari yang berganti
aku tahu pintaku terlaksana, bahagia? tentu saja
sampai jumpa...
semoga kamu masih mengingatku, kita yang sangat lama
dan juga berbeda
juga kita yang tak bertegur sapa
nanti, beritahu pada dunia
ada sosok kecil yang pernah meminta untuk kamu.
melihat pada satu dengan warna yang berbeda tetapi sama
ya, kita sama dan ya, kita beda
kalau hari itu aku lebih bisa berpikir
dan kalau hari itu kamu bisa lebih mengerti untuk bertingkah
entahlah
mungkin sama saja ya
sampai bulan berganti aku tetap sama
dan kamu?
cara bicaramu, sikapku padamu, pikiran kita
semua masih terekam lewat mata, telinga, dan hati yang sudah setengah hangat ini
jika memang waktu itu adalah satu kesempatan untuk aku tahu...
sampai pada bulan-bulan yang berlalu itu,
aku tersenyum
sosok itu
dengan
sosok lain yang cukup mempesona
percayalah aku tahu sejak dulu
dan percayalah aku sempat sedikit tidak percaya juga
satu sikap yang masih aku jaga adalah meminta, selalu terutama ketika hampa
dan sampai pada hari yang berganti
aku tahu pintaku terlaksana, bahagia? tentu saja
sampai jumpa...
semoga kamu masih mengingatku, kita yang sangat lama
dan juga berbeda
juga kita yang tak bertegur sapa
nanti, beritahu pada dunia
ada sosok kecil yang pernah meminta untuk kamu.
Selasa, 29 November 2016
Adakah tempat dimana satu masa adalah pekerjaan yang harus diselesaikan dengan pikiran akan Tuhan?
Tanpa perlu mendengar jerit hawa nafsu sehingga tiada teriak yang saling memekak
Tanpa harus memiliki sifat licik sehingga tak ada hati yang tercabik
Adakah pada sudut di bumi ini yang sekelompoknya hidup tentram bersama aturan Tuhan hingga mungkin malaikat tak perlu hadir untuk mencatat tiap derap dan detak?
Hati nurani...
Yang mungkin digunakan oleh manusia hitungan jari
Adakah pijakan tanah yang tiap makhluk hidupnya mengagunggkan dan menggenggam erat Tuhan?
Yang pada setiap nyawa tiada saling menyakiti,
Yang pada tiap diri mengerti makna "maaf, tolong, dan terimakasih?"
Yang tiada perlu meng-halal-kan segala cara untuk hidup di dunia-Nya tetapi paham makna "halal" yang sesungguhnya
Astaghfirullahaladzim...
Tanpa perlu mendengar jerit hawa nafsu sehingga tiada teriak yang saling memekak
Tanpa harus memiliki sifat licik sehingga tak ada hati yang tercabik
Adakah pada sudut di bumi ini yang sekelompoknya hidup tentram bersama aturan Tuhan hingga mungkin malaikat tak perlu hadir untuk mencatat tiap derap dan detak?
Hati nurani...
Yang mungkin digunakan oleh manusia hitungan jari
Adakah pijakan tanah yang tiap makhluk hidupnya mengagunggkan dan menggenggam erat Tuhan?
Yang pada setiap nyawa tiada saling menyakiti,
Yang pada tiap diri mengerti makna "maaf, tolong, dan terimakasih?"
Yang tiada perlu meng-halal-kan segala cara untuk hidup di dunia-Nya tetapi paham makna "halal" yang sesungguhnya
Astaghfirullahaladzim...
Sabtu, 05 November 2016
hari ini tida untuk bersedih atau menyedihkan
segala hal telah terencana dan terlaksana sesuai pada porsi dan waktunya
pun aku tidka ingin mengingat perihal yang lalu-lalu
sudah.cukup.
hanya ingin mencatatkan bahwa hari ini aku mengalami satu hal yang dahulu jauh aku rasakan sudah dan baru sekarang segalanya terasa lebih jelas.
sebelumnya mohon maafku bila detik ini saja aku ingin menilai sama seperti yang kalian lakukan kepadaku, sekarang atau dulu atau kapanpun.
kalian samar menilaiku, kalian tidak benar dengan segala perspektif yang kalian punya.
duduklah, sebentar dengan aku
diamlah, sejenak mendengar napasku
perhatikanlah, sedetik saja caraku berpikir dan berbicara
bacalah apa yang aku tulis
atau jika masih belum cukup
izinkan aku meminta pada Nya agar kalian menjadi aku, satu hari saja?
bijaklah temanku
aku menyayangimu
tapi mengapa kamu, kalian salah paham pada aku?
terimakasih sahabatku,
sehingga aku tau sekali lagi laku seperti apa yang tak boleh aku perbuat pada orang ;ain.
segala hal telah terencana dan terlaksana sesuai pada porsi dan waktunya
pun aku tidka ingin mengingat perihal yang lalu-lalu
sudah.cukup.
hanya ingin mencatatkan bahwa hari ini aku mengalami satu hal yang dahulu jauh aku rasakan sudah dan baru sekarang segalanya terasa lebih jelas.
sebelumnya mohon maafku bila detik ini saja aku ingin menilai sama seperti yang kalian lakukan kepadaku, sekarang atau dulu atau kapanpun.
kalian samar menilaiku, kalian tidak benar dengan segala perspektif yang kalian punya.
duduklah, sebentar dengan aku
diamlah, sejenak mendengar napasku
perhatikanlah, sedetik saja caraku berpikir dan berbicara
bacalah apa yang aku tulis
atau jika masih belum cukup
izinkan aku meminta pada Nya agar kalian menjadi aku, satu hari saja?
bijaklah temanku
aku menyayangimu
tapi mengapa kamu, kalian salah paham pada aku?
terimakasih sahabatku,
sehingga aku tau sekali lagi laku seperti apa yang tak boleh aku perbuat pada orang ;ain.
Langganan:
Postingan (Atom)