Rabu, 20 April 2016

asa yang baru, harapan yang sangat baru
tidak lagi meniti hal lama yang selalu membawa pergi melayang sejenak lepas kendali
sebuah warna biru langit secara perlahan mencerahkan dipadu mentari
langitmu dan langitku yang berbeda kini akan semakin berbeda dengan segala penerimaan dariku
iya,
aku tau seharusnya sudah sejak saat itu aku tidak mengaduh
aku sudah tau apa yang harus aku langkahkan

mengayunkan kaki pada sepetak lautan pasir putih pantai di tepi fajar yang membahagia
itulah kenapa seseruput senyum menjuntai indah mengelilingi wajah

indahkan segala gundah menjadi arti yang tak menjadi

halo, apa kabar? nanti kita bertemu tapi jangan lama-lama ya...
cukup membicarakan tentang yang tak pernah kita bicarakan
"damai"
yaaaaaaa :)
sedetik dua detik tiga atau empat atau mungkin lima waaaah?
nyamankan saja.

Rabu, 16 Maret 2016

Entah tahun ketiga masih saja begini seperti ini, sempat lupa sempat tidak mau tau pada 10 bulan terakhir dan entah menganggap semua menjadi salah seperti sekarang.
tidak mau menyalahkan siapa pun apapun, sejujurnya
Tapi apalah daya akal dan logika yang tak bertaut pada hati?
Tidak menyerah untuk melupa, tetapi sedikit lara untuk mengingatnya lagi...
pada saatnya nanti tunggu aku, rela

Senin, 14 Maret 2016

Untuk Allah ku...

Maha Suci ku terimakasih atas izin Mu membuatku rindu
Maha Pengasih ku terimakasih karena ridho Mu menenangkanku
Maha Penyayang ku terimakasih pada cinta yang Kau bentuk diantara hatiku
Maha Cinta ku tak punyalah aku apapun lagi selain rasa syukur ku...

Izinkan aku selalu Allah ku...
Sayang pada Mu

Selasa, 01 Maret 2016

I bet sometimes you wonder about me (?)
It is just a wish or ....
Dunno why

Sudah bulan ke-30 mungkin minus 4 atau mungkin juga 5, tak tahulah
Aku tidak lelah hanya saja aku perlu jawaban untuk menegaskan
Bilakah itu memang kita maka biarkanlah mereka
Tapi kalaukah itu hanya aku maka izinkan pergi menjadi pilihan

Keliru membuka segala yang aku rasa aku perlu tahu
Adamu tak semudah itu
Apapun, bagaimanapun serasa nampan ku akan selalu ada ruang untuk kopi maupun teh manis hangatmu

Jadi, berlarilah minggu depan tunjukkan segala pemikiran
Supaya aku segera berhenti ada pada perlakuan menunggumu "pulang"

Ya, pulanglah!

Minggu, 28 Februari 2016

Tidak aku pernah paksakan,
Tidak pernah aku meminta dengan keras
Hari itu...
Izinku membiarkanmu memilih
Izinku membiarkanmu pergi
Melumat segala cerita yang mungkin memang tak seharusnya ada
Bukanlah tentang suatu kesedihan hanya kebimbangan mengapa masih tetap peduli.
Mendendang cerita tanpa pernah terdengar
Menggenggam lekat lara dan suka
Tidak perlu lelah untuk tahu kabarnya
Tidak perlu peduli juga seharusnya
Setidaknya,
Kamu sudah memilih
Kamu sudah tahu jalan ikhlas yang kamu kehendaki
Salam saja
Tetaplah baik-baik saja meski nanti nadaku terdiam untuk kamu, untaian sunyi.